468x60

Bukan Cinta Biasa

Rabu, 13 Mei 2009
video


Pemain :
Ferdy Element
Wulan Guritno
Olivia Lubis
Afghan
Julia Perez
Rocky

Sutradara :Benni Setiawan
Durasi :110

Kalo mau baca sinopsisnya klik aja disini.

Sebelumnya saya mau ingetin dulu, ini bukan review, tapi berbagi makna ajahhh..^^

Film ini saya kasi 4 bintang untuk ukuran film Indonesia yang masih dipenuhin sama film horor ga penting... ^^

Beda sama film Indonesia lain yang biasanya tidak memperdulikan apa yang saya sebut "kelayakan ibu-anak", biasanya film-film lain tuh ibu dan anak ga mirip, ga layak disebut ibu-anak, maka film ini lulus proper test pertama hehehe... Soalnya Wulan Guritno dan Olivia Lubis mirip euy.. ^^

Yang saya suka dari film ini adalah tema dari filmnya sendiri yang mengankat hubungan cinta Ayah dan anak. Konotasinya jangan negatif ya, benar2 pure cinta Ayah dan anak. Jujur aja saya nangis banget di momen pas Tommy (Ferdy Element) ngomong: "Kamu ga tau kenapa Daddy melakukan ini (mabok2an-red). Daddy punya alasan buat ini. Daddy merasa belum ngapa-ngapain dalam hidup ini." dan dijawab sama Nikita, anaknya: "Tapi minum bukan jawabannya Dad"

Gila, freak banget konsep anak ngajarin orang tua yang kata saya merupakan terobosan dalam hubungan orangtua dan anak, terutama di Indonesia yah..yang masi kolot abis.

Kekurangan film ini menurut saya adalah kesan kalau ceritanya naik turun. Lucu-sedih-lucu-sedih sampai akhirnya mencapai puncak masalah di 15 menit terakhir.. Dan... sodara-sodara, akhir dari filmnya sangat aneh (at least menurut saya) mengingat sepanjang film yang dibicarain adalah hubungan cinta ayah-anak bukan ayah dan ibunya. Disnilah film ini miss menurut saya, karena kurang membahas cerita cinta Tommy sama Lintang, kenapa Tommy yang playboy masi cinta sama Lintang? Kenapa Lintang kok kesannya dendam banget sama Tommy, dll bo..

hhhehehe,
tapi secara keseluruhan gw suka banget film ini diantara film2 Indonesia sekarang ini. Saran gw remaja2 nanggung, tontonlah film ini, bawa bokap masing2.. okeh?

Semoga bermanfaat^^

0 komentar: